PukaNews.com | Musi Banyuasin – Puluhan massa yang tergabung dalam DKS Garda Prabowo menggelar aksi unjuk rasa di Simpang B80, Desa Sindang Marga, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Kamis (25/6/2026). Aksi yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB berlangsung damai dengan pengawalan aparat kepolisian.
Dalam aksi tersebut, massa membawa sejumlah spanduk dan menyampaikan orasi yang ditujukan kepada beberapa perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Bayung Lencir, di antaranya perusahaan transportir, PT Musi Mitra Jaya (MMJ), PT Bumi Persada Permai (BPP), dan PT Ashindo Bara Perkasa (ABP).
Koordinator aksi menyampaikan empat tuntutan utama, yakni:
Mendesak perusahaan transportir bertanggung jawab terhadap polusi debu dengan melakukan penyiraman jalan provinsi di wilayah Kecamatan Bayung Lencir secara intensif, berkala, dan terjadwal.

Mendesak manajemen PT Musi Mitra Jaya memberikan sanksi tegas kepada vendor atau armada angkutan yang parkir sembarangan di sepanjang jalan provinsi.
Menuntut PT Bumi Persada Permai dan PT Musi Mitra Jaya segera merealisasikan komitmen yang telah disepakati dalam berita acara tertanggal 14 Oktober 2025.
Menuntut PT Ashindo Bara Perkasa menyelesaikan kewajiban dan tanggung jawab terhadap karyawannya berinisial H. Mandela yang mengalami kecelakaan kerja pada 6 April 2026.
Usai menyampaikan aspirasi di Simpang B80, massa beristirahat sebelum melanjutkan agenda audiensi dan negosiasi dengan pihak terkait yang dimulai pukul 13.00 WIB hingga sekitar pukul 16.30 WIB di kantor PT Musi Mitra Jaya.
Dalam audiensi tersebut, Garda Prabowo diwakili oleh tiga orang delegasi, yakni M. Fahmi, ST, Paragas Santo, dan Armawijaya. Sementara peserta aksi lainnya tetap berada di luar lokasi sambil menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Camat Bayung Lencir Zukar, SKM, Kapolsek Bayung Lencir AKP Tiyan Talingga, ST., M.T. beserta jajaran, perwakilan perusahaan, kuasa hukum perusahaan, perwakilan BUMDes, serta awak media.
Setelah proses audiensi selesai, hasil pembahasan dan negosiasi disampaikan kepada seluruh peserta aksi oleh koordinator lapangan. Massa kemudian menggelar doa bersama sebelum membubarkan diri secara tertib sekitar pukul 16.20 WIB.
Selama rangkaian kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif berkat kerja sama seluruh pihak serta pengamanan dari aparat kepolisian.
M.Sanjaya













