Reporter: Imran Alwi. Fuad
PukaNews.com, SORONG – Pemerintah Kota Sorong bersama berbagai mitra pembangunan memperkuat upaya peningkatan cakupan imunisasi anak melalui Pertemuan Koordinasi Kelompok Kerja (Pokja) BERLIAN atau Gerakan Bersatu Lengkapi Imunisasi Anak Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Vega Kota Sorong, Papua Barat Daya sejak tanggal 3-5 Juni 2026 tersebut menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian program imunisasi sekaligus menyusun langkah percepatan guna memastikan setiap anak memperoleh layanan imunisasi dasar lengkap.
Ketua Panitia yang juga Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Sorong, Iryanti, SKM., M.Kes, mengatakan pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung keberhasilan program imunisasi di Kota Sorong.
Menurutnya, imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan paling efektif dalam melindungi anak dari berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui vaksin. Karena itu, dukungan dan keterlibatan aktif seluruh pihak dinilai sangat penting untuk meningkatkan cakupan imunisasi di masyarakat.
“Keberhasilan program imunisasi membutuhkan kolaborasi yang kuat dari seluruh elemen, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, peserta menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta organisasi mitra pembangunan dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya imunisasi bagi tumbuh kembang anak.
Perwakilan UNICEF Tanah Papua, dr. Husni Mutaqin, memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota Sorong dalam memperkuat program imunisasi. Menurutnya, kerja sama yang solid antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci dalam meningkatkan cakupan imunisasi sekaligus melindungi anak-anak dari risiko penyakit menular.
“Keberhasilan program imunisasi tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar setiap anak mendapatkan haknya untuk hidup sehat dan terlindungi,” kata Husni.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Sorong bersama para mitra terus mengintensifkan program edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk menjangkau wilayah-wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan.
Pertemuan Pokja BERLIAN juga membahas sejumlah tantangan yang masih ditemui di lapangan, mulai dari aspek pelayanan kesehatan hingga penerimaan masyarakat terhadap imunisasi. Berbagai strategi disusun untuk mempercepat pencapaian target imunisasi anak sepanjang tahun 2026.
Melalui penguatan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Kota Sorong berharap Gerakan BERLIAN mampu meningkatkan cakupan imunisasi secara merata, memperkuat perlindungan kesehatan anak, serta melahirkan generasi yang sehat, kuat, dan terbebas dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi (*)













