PukaNews, Pali — Sinergitas kegotongroyongan masih kental diwilayah Bumi Serapat Serasan, antara Polri, TNI, Pemkab (Pemerintah Kabupaten), Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan dan masyarakat, Sabtu (14/2/2026).
Jiwa kegotongroyongan tanpa jarak antara masyarakat, Pemkab dan, Polri serta TNI, kelihatan satu sama lainnya, bersama melakukan pembersihan di areal pusat Ibu Kota Kabupaten PALI Talang Ubi.
Simpang Lima Tutu Serandang yang menjadi IKON Bumi Serapat Serasan, untuk menyatukan kebersihan, dimulai dari saluran air, areal Tugu Serandang, sert dan pusat kuliner juga menjadi perhatian.
Kehadiran lintas instansi dalam kegiatan tersebut menjadi simbol kuatnya kolaborasi sosial antara aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam menjaga kualitas lingkungan publik.
Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait melalui Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, mengatakan bahwa gotong royong bukan sekadar kegiatan kebersihan, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya lingkungan yang sehat dan tertata.
Menurutnya, fasilitas publik seperti Simpang Lima Tugu Serandang merupakan ruang sosial masyarakat yang harus dijaga bersama agar tetap nyaman, aman, dan representatif bagi aktivitas warga.
“Gotong royong bukan hanya tradisi, tetapi juga strategi sosial dalam membangun kepercayaan publik dan memperkuat stabilitas kamtibmas. Ketika aparat negara hadir bersama masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, pedagang kuliner yang berada di Simpang Lima Tugu Serandang, juga turut menjaga kebersihan dilokasi mereka masing-masing.
“Semua penjual kuliner disini ada tempat pembuangan sampah masing-masing. Dan setelah berjualan kami buang sampahnya ditempat yang telah disediakan oleh Dinas Lingkungan Hidup PALI,” tandas Edi pedang kuliner. (dum)
PukaNews/dum
Rasa kegotongroyongan masih kental diwilayah Bumi Serapat Serasan, antara Polri, TNI, Pemkab (Pemerintah Kabupaten), Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan dan masyarakat.













