Berita  

Video Dugaan ‘Taksi Gelap’ Oknum Polisi Viral, Kapolres Mimika Minta Maaf dan Janji Tindak Tegas

MIMIKA, PUKANEWS.COM Kapolres Mimika, AKBP Billyandina Hildiario Budiman, menyampaikan permohonan maaf atas beredarnya sebuah video viral yang memperlihatkan oknum anggota Polsek Tembagapura diduga menarik pungutan Rp 2 juta untuk mengangkut masyarakat turun ke Timika.

Dalam konferensi pers pada Selasa (9/9/2025), Kapolres Billyandina didampingi Kasi Propam Iptu Yongky Rumthe dan Kapolsek Tembagapura Iptu Firman. Ia menegaskan, pihaknya telah melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

“Saya selaku Kapolres menyampaikan permohonan maaf atas viralnya video di wilayah Polsek Tembagapura. Terkait dugaan mobil operasional yang digunakan sebagai taksi gelap oleh anggota, kami sudah memproses tiga anggota Polsek dan satu orang sipil yang terlibat,” ujar Kapolres.

Menurutnya, mobil operasional tersebut seharusnya hanya dikhususkan untuk keperluan dinas. Namun, dalam situasi darurat atau urusan kemanusiaan seperti membawa orang sakit atau mengurus kedukaan, polisi wajib membantu masyarakat tanpa memungut biaya sepeser pun.

“Atas dasar kemanusiaan, akan kami layani, tetapi tidak ada pungutan biaya sepeser pun. Apabila terbukti ada anggota kami menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan pribadi, maka saya akan proses dan tindak tegas,” tegas Billy.

Kapolres juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya. Ia berpesan kepada warga agar tidak ragu melaporkan jika menemukan pelanggaran serupa di kemudian hari.

Jefri Bernardus

Kaperwil Papua Batat

Exit mobile version