Penulis : Dessy Eka Kuliahsari, Dosen Kampus Politeknik Negeri Fakfak
FAKFAK, PAPUA BARAT, PUKANEWS.COM – Tim akademisi dari Politeknik Negeri Fakfak meluncurkan inisiatif strategis untuk memperkuat ekonomi mikro di Papua Barat melalui program pendampingan sertifikasi halal. Program ini bertujuan mengubah wajah UMKM di Kabupaten Fakfak agar lebih tangguh dan memiliki daya saing tinggi di tengah ketatnya standar perdagangan saat ini.
Ketua tim pengusul, Dessy Eka Kuliahsari, bersama Muhammad Ayyub Syamsul, menyoroti bahwa kekayaan sumber daya alam Fakfak, seperti produk olahan pala dan hasil laut, memiliki potensi pasar yang sangat besar. Namun, minimnya legalitas dan belum adanya label halal menjadi penghalang utama produk lokal untuk masuk ke pasar modern.
“Sertifikasi halal kini bukan lagi pilihan, melainkan mandat undang-undang yang menjadi pintu masuk kepercayaan konsumen internasional,” ungkap tim dalam dokumen proposalnya.
Skema pemberdayaan dan roadmap masa depan program ini akan dijalankan melalui beberapa tahapan sistematis yaitu pemetaan dan edukasi, digitalisasi pendaftaran, hingga fasilitasi langsung.
Membangun Ekosistem Halal di Fakfak Lebih dari sekadar pelatihan sesaat, pengabdian ini memiliki target jangka panjang yang ambisius. Fasilitas ini nantinya akan menjadi pusat bantuan bagi pelaku usaha mikro dalam mengurus legalitas secara mandiri dan berkelanjutan.
Dengan adanya kolaborasi antara Politeknik Negeri Fakfak dan mitra UMKM, diharapkan UMKM dapat terus naik kelas. (*)
