Berita, TNI  

TMMD ke-125 di Fakfak Ditutup, Danrem 182/JO: Gotong Royong TNI dan Warga di Fakfak Hasilkan Infrastruktur dan Program Sosial

Komandan Korem 182/Jazirah Onim, Kolonel Inf Irwan Budiana, ketika membacakan Amanat Pangdam XVIII/Kasuari pada kegiatan penutupan TMMD Tahun ke- 125 di Kampung Warisa Mulya, Distrik Tomage, Kabupaten Fakfak Papua Barat. (Foto: Penrem 182/JO)

FAKFAK, PUKANEWS.COM Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, resmi ditutup pada Kamis (21/8/2025). Selama sebulan penuh, prajurit TNI bersama Polri, pemerintah daerah, dan warga membangun infrastruktur serta menggelar program pemberdayaan masyarakat di Kampung Warisa Mulya, Distrik Tomage.

Komandan Korem 182/Jazirah Onim, Kolonel Inf Irwan Budiana, menegaskan TMMD bukan hanya program pembangunan fisik, tetapi juga wujud operasi bhakti TNI yang melibatkan lintas lembaga dan masyarakat.

“Sinergi ini mempercepat pembangunan desa, meningkatkan kesejahteraan rakyat, sekaligus memperkokoh persatuan bangsa,” ujarnya.

Danrem juga menambahkan, di bawah komando Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf Lukman Permana sebagai Dansatgas, TMMD ke-125 menghasilkan capaian konkret. Lima rumah warga direhabilitasi, jalan desa sepanjang 200 meter dicor, satu masjid dan satu gereja direnovasi, serta lima unit sumur bor berikut bak penampungan air dibangun untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Sementara itu Dandim 1803/Fakfak, Letkol Inf Lukman Permana mengatakan, dalam kegiatan TMMD selama sebulan penuh ini, selain pembangunan fisik, Satgas juga telah melaksanakan penyuluhan kesehatan, keluarga berencana, stunting, hukum, pertanian, hingga lingkungan hidup.

Warga juga turut menikmati layanan pengobatan gratis, olahraga bersama, nonton bareng film nasionalis, hingga distribusi 100 paket penanganan stunting dan penanaman 500 batang pohon.

“TMMD tidak sekadar membangun infrastruktur, tapi juga menumbuhkan kebersamaan dan semangat gotong royong,” kata Letkol Inf Lukman Permana.

Kegiatan ini melibatkan 120 personel TNI, 15 anggota Polri, 15 pegawai pemerintah daerah, serta puluhan warga yang aktif bergotong-royong. Seluruh anggaran bersumber dari APBD Fakfak.

TMMD ke-125 di Warisa Mulya meninggalkan jejak nyata: fasilitas baru, kesadaran sosial, dan semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat.

(IAF/Kabiro Fakfak)

Exit mobile version