PUKANEWS.COM, KAYUAGUNG — Upaya mewujudkan lalu lintas yang aman dan tertib tidak hanya bertumpu pada penegakan hukum. Edukasi, teknologi, serta keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting yang turut dikaji dalam Penelitian Puslitbang Polri Tahun 2026 di Polres Ogan Komering Ilir (OKI).
Penelitian tersebut mengangkat tema “Peran Polri dalam Mewujudkan Kamseltibcarlantas Berbasis Edukasi, Teknologi, dan Kemitraan Masyarakat.”
Tim Puslitbang Polri yang hadir dalam kegiatan tersebut terdiri atas Kombes Pol Saefudin Mohammad, S.I.K., Pembina Dwi Irawati, S.S., Triyono, S.Sos., M.A., serta Ipda Ajeng Hananingrum, S.Stat.
Penelitian melibatkan sejumlah pemangku kepentingan eksternal. Mereka berasal dari Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, Jasa Raharja, LSM, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, himpunan mahasiswa, Organda, komunitas ojek online, serta komunitas driver atau pengemudi angkutan umum.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai persoalan lalu lintas dari berbagai sudut pandang. Sebab, keselamatan di jalan tidak hanya berkaitan dengan pengguna kendaraan, tetapi juga infrastruktur, regulasi, pendidikan, pelayanan publik, hingga partisipasi masyarakat.
Melalui penelitian ini, Puslitbang Polri menghimpun masukan mengenai pelaksanaan edukasi keselamatan, pemanfaatan teknologi, serta pola kemitraan yang dapat diperkuat untuk mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan, sinergi lintas sektor diperlukan karena persoalan lalu lintas tidak dapat diselesaikan oleh satu institusi saja.
“Keselamatan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, edukasi, teknologi, dan kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat,” ujarnya
Penelitian Puslitbang Polri tersebut diharapkan menghasilkan masukan yang dapat memperkuat peran Polri sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam membangun budaya berlalu lintas yang lebih aman, tertib, dan berkeselamatan.
Artini
