Reporter: Imran Alwi. Fuad
PukaNews.com, FAKFAK – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Fakfak, Papua Barat, melaksanakan tes urine terhadap petugas dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari komitmen menciptakan lingkungan lapas yang bersih dari penyalahgunaan narkotika dan barang terlarang.
Kepala Lapas Kelas IIB Fakfak, I Putu Suwarsa, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 8 Mei 2026, sekitar pukul 12.30 hingga 13.30 WIT dalam rangka pencanangan program “Lapas Fakfak Zero HALINAR”.
“Pelaksanaan tes urine berjalan dengan baik, tertib, aman dan lancar. Seluruh petugas maupun warga binaan yang mengikuti pemeriksaan bersikap kooperatif,” kata I Putu Suwarsa saat dikonfirmasi, Selasa (12/5/2026).
Ia menjelaskan, peserta yang mengikuti pemeriksaan terdiri atas enam orang petugas lapas dan 15 warga binaan pemasyarakatan. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan menggunakan 21 alat tes urine, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penggunaan narkotika.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya deteksi dini sekaligus langkah preventif untuk memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap aman dan bebas dari peredaran maupun penyalahgunaan narkoba.
Program Zero HALINAR sendiri merupakan komitmen jajaran pemasyarakatan dalam memberantas penggunaan telepon genggam ilegal, pungutan liar, dan narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan maupun rumah tahanan negara.
Kalapas menegaskan, kegiatan pengawasan dan pemeriksaan serupa akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga integritas petugas serta menciptakan situasi pembinaan yang kondusif di dalam lapas.
“Ini menjadi bentuk komitmen kami dalam mewujudkan Lapas Fakfak yang bersih, aman, dan bebas dari narkoba serta berbagai pelanggaran lainnya,” ujarnya.
Adapun enam petugas yang menjalani tes urine seluruhnya dinyatakan negatif, begitu pula dengan 15 warga binaan yang turut diperiksa dalam kegiatan tersebut. (*)
