Pukanews.com, Ogan Ilir – Puluhan warga Desa Tambang Rambang, Ogan Ilir Sumsel protes kepada pihak PT.Pertamina terkait bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) yang tidak pernah diberikan kepada warga.
Hal tersebut juga terlihat pasca bocornya instalasi pipa gas milik Pertamina di Dusun II Desa Tambang Rambang. Bocornya instalasi tersebut berdampak langsung pada warga setempat sehingga sedikitnya 40 warga harus dilarikan ke Puskesmas Tambang Rambang dan sebagian dirujuk ke RS Pertamina Prabumulih.

Kekesalan warga bertambah karena Pertamina tidak pernah memberikan bantuan kepada warga Desa Tambang Rambang. Terlebih lagi, Desa Tambang Rambang dan Desa Tanjung Bulan merupakan Ring 1 instalasi pipa gas milik Pertamina.
Hal tersebut dibenarkan warga Desa Tambang Rambang, Roy (42) yang mengatakan bahwa sekitar 40 warga terdampak akibat kebocoran instalasi pipa gas milik Pertamina tersebut.
“Kami khawatir potensi kebocoran akan terulang lagi di kemudian hari. Hal ini bisa mengakibatkan kematian pada warga yang rumahnya dilalui instalasi pipa gas Pertamina,” ucap Roy.
Roy juga turut membenarkan bahwa pihak Pertamina tidak pernah memberikan bantuan CSR kepada warga setempat.
Sementara itu, pihak Pertamina telah menonaktifkan saluran pipa gas di Desa Tambang Rambang. Pihak Pertamina juga berjanji akan memberikan bantuan CSR kepada warga Desa Tanjung Rambang.
“Kami langsung turun ke lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk menindaklanjuti titik bocor dan mengidentifikasi korban yang terdampak kebocoran saluran instalasi pipa gas,” ucap Erwin Hendra Putra selaku Pjs Head Comrel dan CID Zona 4 Pertamina.
Terkait CSR, Erwin menjelaskan pihaknya akan segera melakukan social mapping untuk menerima bantuan CSR tahun depan.
“Desa Tambang Rambang ini sudah kami masukan ke program social mapping untuk analisa penerima CSR,” tutupnya. (Wiwin)













