Dukungan Paguyuban Pemuda Madura dan Forum Petugas Parkir Surabaya untuk Patar Sihotang sebagai Pimpinan KPK

Sampang, PukaNews.com — Dalam suasana yang penuh semangat di Desa Paseyan, Sampang, Abdul Kholiq, yang mewakili Paguyuban Pemuda Madura dan Ketua Forum Petugas Parkir Kota Surabaya, menyampaikan dukungan penuh terhadap Patar Sihotang SH MH, Ketua Umum Pemantau Keuangan Negara (PKN), untuk menjadi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masa jabatan 2024-2029. Dukungan ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers pada dini hari Senin, 5 Agustus 2024.

Abdul Kholiq, yang akrab disapa Aris, menjelaskan bahwa saat ini sedang berlangsung seleksi Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK untuk masa jabatan 2024-2029 yang dilakukan oleh Panitia Seleksi (Pansel) berdasarkan Pengumuman Resmi Nomor 02/PANSEL-KPK/06/2024. Seleksi ini dipimpin oleh Muhammad Yusuf Ateh dan berkantor di Gedung Kementerian Sekretaris Negara, Jl Veteran No 2, Jakarta. Patar Sihotang telah mendaftar sebagai calon Pimpinan KPK, lolos seleksi administrasi, dan telah mengikuti ujian tertulis pada 31 Juli 2023 di Gedung Asesmen Kementerian Sekretaris Negara, Jl Gaharu, Cilandak, Jakarta Selatan.

“Kami, masyarakat Madura Jakarta Timur, mengharapkan dan menginginkan agar Bapak Patar Sihotang menjadi Pimpinan KPK masa bakti tahun 2024-2029,” ujar Aris. “Ketua umum PKN ini telah lama berkarya di tanah air Indonesia, membentuk kader-kader PKN di hampir semua kabupaten/kota di wilayah tanah air.”

Aris menjelaskan bahwa melalui PKN, masyarakat diajarkan tentang hak-hak mereka, termasuk Dokumen Informasi Publik tentang penggunaan keuangan negara yang sering disembunyikan oleh para pejabat pemerintah. “Dengan adanya PKN, kami jadi mengerti dan paham tentang hak-hak kami,” tambahnya. Patar Sihotang telah melatih masyarakat mengenai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Melalui PKN, telah dilakukan berbagai persidangan di Komisi Informasi Publik (KIP) di berbagai daerah, termasuk di Jayapura, untuk mendapatkan dokumen yang digunakan sebagai bukti laporan korupsi di Papua. Hasilnya, banyak kasus korupsi yang telah mencapai P21 (berkas lengkap) dan putusan hukum tetap (inkrah), sehingga PKN mendapatkan penghargaan dari Kapolri dan Kejaksaan Republik Indonesia.

Patar Sihotang dikenal akrab dengan masyarakat Madura. Ia sering melakukan kunjungan ke Pulau Madura, baik ke kota maupun pedalaman, untuk melakukan investigasi penyimpangan keuangan negara dan melihat langsung kehidupan masyarakat Madura di kampung, pegunungan, dan pesisir laut. “Pak Patar ini di Madura bukan hanya investigasi korupsi, tetapi juga sering melakukan bantuan kemanusiaan melalui Lembaga Human Trafficking Watch (HTW),” kata Aris. Banyak masyarakat Madura yang menjadi korban perdagangan manusia di Malaysia dan negara lainnya telah dibantu oleh Patar Sihotang, bahkan banyak pelaku perdagangan manusia telah dipenjarakan berkat laporannya.

Aris dan timnya berharap agar KPK benar-benar melaksanakan pemantauan dan investigasi di semua kabupaten di seluruh tanah air. Menurut mereka, salah satu penyebab kemiskinan dan penderitaan masyarakat adalah korupsi yang menguasai anggaran dari pusat. “Kami berharap agar ketua umum PKN dapat menjadi Pimpinan KPK karena beliau memenuhi sembilan nilai integritas yang dapat mencegah terjadinya tindak korupsi: jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil,” jelas Aris.

Menindaklanjuti pernyataan Abdul Kholiq, media melakukan konfirmasi melalui komunikasi WhatsApp dengan Patar Sihotang. Patar menyatakan bahwa dirinya ingin berbakti kepada negara dan bangsa, sehingga mengikuti pendaftaran seleksi KPK masa bakti 2024-2029. “Saya sudah lolos seleksi administrasi dan sudah mengikuti ujian tertulis. Saya meminta dukungan dari para rekan dan sahabat media agar tujuan ini bisa tercapai demi pemberantasan korupsi di Indonesia,” ungkap Patar.

Abdul Kholiq berharap agar Panitia Seleksi KPK benar-benar selektif dan mempertimbangkan aspirasi masyarakat. “Kami berharap agar komisioner yang terpilih nanti benar-benar memiliki integritas dan berkorban demi negara dan bangsa,” kata Aris. Ia juga berharap agar Ketua Umum PKN bisa diterima menjadi komisioner KPK karena telah berpengalaman bertugas di berbagai daerah di tanah air, sehingga memahami kultur, budaya, sosial, dan karakteristik masyarakat Indonesia.

Pada akhir konferensi pers, Aris memperlihatkan video singkat tentang kunjungan Patar Sihotang ke daerah kepulauan Madura untuk melaksanakan misi kemanusiaan dan pemberantasan korupsi. Video tersebut menunjukkan bagaimana Patar Sihotang berinteraksi dengan masyarakat Madura, memberikan bantuan, dan melakukan investigasi korupsi.

Dukungan dari Paguyuban Pemuda Madura dan Forum Petugas Parkir Kota Surabaya untuk Patar Sihotang sebagai Pimpinan KPK masa jabatan 2024-2029 menegaskan harapan masyarakat akan pemimpin yang berintegritas dan berkomitmen dalam pemberantasan korupsi. Patar Sihotang, dengan pengalaman dan dedikasinya, dianggap mampu memenuhi harapan tersebut. Masyarakat Madura dan pendukung lainnya berharap agar proses seleksi berjalan transparan dan menghasilkan pemimpin yang terbaik bagi Indonesia.

(Jefri Bernardus)

Editor: Admin
Exit mobile version