Berita  

Dugaan Korupsi Beasiswa ADik di Fakfak, 7 Saksi dan Pejabat Dispora Jalani Pemeriksaan

Kasi Intelijen Kejaksaan Fakfak, Maryo Sapulette, S.H. (Sumber Foto: kabarsulsel-indonesia)

Reporter : Imran Alwi Fuad

FAKFAK, PUKANEWS.COM Kejaksaan Negeri Fakfak terus mendalami dugaan penyelewengan dana Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik). Hingga kini, tujuh saksi telah diperiksa, termasuk pejabat Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) Fakfak.

Plt. Kepala Dispora Fakfak, Mansyur Ali, S.Pd., M.Pd dan Sekretaris Dispora, Muhamat Taher Patiran, turut dimintai keterangan. Seorang terduga pelaku berinisial R, yang diduga menilap dana beasiswa tersebut, juga sudah menjalani pemeriksaan.

Kepala Kejaksaan Negeri Fakfak, Jhon Ilef Malamasam, S.H., M.H., melalui Kasi Intelijen Maryo Sapulette, S.H., menyebut penyelidikan masih terkendala kelengkapan dokumen dari pihak terkait.

“Kami terus mendalami kasus ini. Beberapa dokumen penting masih kami tunggu dari Dispora Fakfak,” ujar Maryo, seraya menegaskan bahwa kejaksaan berkomitmen mengusut kasus ini hingga tuntas.

Menurutnya, kejaksaan akan memanggil saksi tambahan untuk memperkuat konstruksi perkara. Ia juga mengimbau masyarakat tetap tenang, sebab penanganan kasus berjalan secara bertahap.

Program Beasiswa ADik sejatinya ditujukan bagi mahasiswa dari daerah 3T, masyarakat Papua, anak tenaga kerja Indonesia, dan penyandang disabilitas. Namun, dugaan penyalahgunaan dana ini kembali menyoroti rawannya program afirmasi digerogoti praktik korupsi.

Masyarakat kini menanti langkah nyata kejaksaan: apakah kasus ini akan benar-benar diusut hingga tuntas, atau hanya berhenti di tengah jalan. *(IAF/Kabiro Fakfak)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *