Berita  

Tingkatkan Literasi Digital, AWI Fakfak Gelar Sosialisasi Cyber Crime, Perpajakan dan Meta AI

Suasana Persiapan Kegiatan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Fakfak tentang Ciber Crime, Meta AI dan Perpajakan yang bertempat di Kantor AWI Fakfak, Selasa 2 September 2025 besok (Foto: Imran Alwi. Fuad)

Reporter : Imran Alwi Fuad

FAKFAK, PAPUA BARAT – PUKANEWS.COM Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Cabang Fakfak tengah mematangkan persiapan untuk menggelar sosialisasi bertema literasi digital.

Kegiatan ini akan membahas sejumlah isu penting, mulai dari kejahatan siber (cyber crime), perkembangan kecerdasan buatan (AI), pemanfaatan platform Meta, hingga perpajakan.

Acara yang dipusatkan di Kantor AWI Fakfak yang bertempat di Hotel HI Kawasan, Selasa (2/9/2025) besok, ini terselenggara atas kerja sama AWI Fakfak dengan Kepolisian Resort Fakfak (Polres), Kantor Pelayan Pajak Kabupaten Fakfak dan Dinas Kominfo Fakfak. Panitia kini fokus pada finalisasi materi, persiapan teknis, dan koordinasi dengan narasumber.

Ketua Seksi Organisasi dan Tatalaksana AWI Fakfak, Amrin Landupa, S.Sos, menilai kegiatan ini relevan dengan tantangan era digital.

“Kami ingin masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup agar bisa berinteraksi secara aman dan bijak di dunia digital, sekaligus memahami kewajiban perpajakannya,” ujarnya.

Adapun materi yang akan dibahas meliputi:

1. Cyber Crime:  jenis dan modus kejahatan siber serta langkah pencegahan.

2. Platform Meta : pemanfaatan media sosial secara positif dan perlindungan data pribadi.

3. Artificial Intelligence (AI) : konsep dasar, penerapan, manfaat, dan risikonya.

4. Perpajakan : peran pajak bagi negara serta tata cara pelaporan yang benar.

Sejumlah narasumber ahli dijadwalkan hadir, termasuk dari Kominfo Fakfak. Kegiatan ini juga akan dilengkapi sesi diskusi interaktif agar peserta dapat bertanya langsung kepada pakar.

Panitia berharap kegiatan ini bisa diikuti berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, hingga instansi pemerintah dan swasta.

“Dengan pengetahuan yang memadai, kita dapat bersama-sama menciptakan ruang digital yang aman, produktif, dan bermanfaat,” pungkas Amrin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *