Dua Hari Pencarian, Jasad Pemuda Hanyut di Sungai Brantas Blitar Akhirnya Ditemukan

PukaNews.com, BLITAR — PUKANEWS.COM – Kabar duka menyelimuti Kabupaten Blitar. Setelah melalui pencarian intensif selama dua hari, Safrian Adinata (20), pemuda warga Dusun Maron, Desa Selokajang, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, yang dilaporkan hanyut di Sungai Brantas akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Jasad Safrian ditemukan pada Rabu (9/4/2025) dini hari, sekitar pukul 00.12 WIB. Lokasi penemuan berada di bantaran Sungai Brantas yang masuk wilayah Dusun Ngipik, Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. Lokasi ini terbilang cukup jauh dari titik awal korban dilaporkan hilang.

Penemuan ini menjadi akhir dari upaya pencarian yang melibatkan berbagai pihak. Babinsa Desa Selokajang dari Koramil 0808/06 Srengat Kodim 0808/Blitar, Sertu Cahyo, menjadi salah satu personel yang aktif dalam proses pencarian dan berhasil menemukan korban.

“Kami dari Koramil 0808/06 Srengat bersama tim gabungan lainnya telah melakukan pencarian tanpa henti sejak hari pertama korban dilaporkan hanyut,” ujar Sertu Cahyo saat dikonfirmasimelalui sambungan telepon.

“Alhamdulillah, meskipun dalam kondisi duka, kami bersyukur akhirnya korban berhasil ditemukan. Ini berkat kerja keras dan sinergi dari semua pihak yang terlibat.” sambungnya.

Sejak dilaporkan tenggelam pada Senin (7/4/2025) siang, tim gabungan yang terdiri dari personel Koramil 0808/06 Srengat, Polsek Srengat, Tim SAR Malang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Blitar, telah bahu-membahu melakukan penyisiran di sepanjang Sungai Brantas.

Informasi yang dihimpun Pukanews.com, korban diketahui hanyut saat sedang mencari ikan bersama tiga orang rekannya. Mereka menggunakan metode mencari ikan dengan obat ikan (lanet). Nahas, saat mencoba menyeberangi sungai untuk memasang jaring, Safrian diduga kelelahan dan sempat meminta pertolongan sebelum akhirnya tenggelam dan menghilang terbawa arus sungai.

Setelah ditemukan, jenazah Safrian segera dievakuasi oleh tim gabungan. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

“Kami atas nama Komandan Koramil 0808/06 Srengat turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa keluarga Bapak/Ibu Safrian. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” pungkas Sertu Cahyo. (•••)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *