banner Penkab Muba

Karhutla Landa Sungai Bungin OKI, Satgas Yonif 949 dan Koramil Pampangan Turun Padamkan Api

PukaNews.com, Pangkalan Lampam, OKI -– Upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran TNI di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Tim Satgas Yonif 949 BKO Koramil 402-08/Pampangan kembali melaksanakan pemadaman kebakaran lahan di Desa Sungai Bungin, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten OKI, Jumat (18/9/2026).

Pemadaman dilakukan sejak pukul 08.12 WIB pada lahan gambut yang terbakar dengan luas sekitar 2 hektare. Personel di lapangan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan api tidak kembali menyala.

Danramil 402-08/Pampangan Lettu Inf Zolimin mengatakan, personel TNI bersama unsur terkait terus berupaya melakukan penanganan terhadap Karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki lahan gambut.

“Pemadaman terus kami lakukan sampai kondisi benar-benar aman. Karena ini merupakan lahan gambut, meskipun api sudah tidak terlihat, masih terdapat asap bekas kebakaran sehingga perlu dilakukan pendinginan dan pemantauan secara terus-menerus,” ujar Lettu Inf Zolimin.

Menurutnya, penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan yang dapat memicu meluasnya kebakaran.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena api di lahan gambut sangat mudah menyebar dan sulit dikendalikan,” tegasnya.

Berdasarkan laporan di lapangan, area terbakar seluas kurang lebih 2 hektare dapat ditangani. Tidak terdapat area yang tidak dapat dipadamkan, namun sejumlah titik masih menyisakan asap sehingga proses pendinginan tetap dilakukan.

Kegiatan pemadaman melibatkan personel Koramil 402-08/Pampangan bersama personel BKO Yonif TP 949. Dalam pelaksanaan di lapangan, personel menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran Mitsubishi Fuso Canter Euro 4, satu unit sepeda motor Verza serta dua unit mesin pompa air.

Lettu Inf Zolimin menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau kondisi wilayah untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

“Yang paling penting adalah memastikan api tidak kembali muncul. Kami akan terus berkoordinasi dan melakukan pemantauan di lokasi, serta mengingatkan masyarakat agar bersama-sama mencegah Karhutla,” pungkasnya.

Sinergi antara aparat dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat penanganan Karhutla sekaligus mencegah kebakaran meluas, terutama di kawasan lahan gambut yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Artini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *