Reporter: Imran Alwi. Fuad
FAKFAK, PAPUA BARAT, PUKANEWS – Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak, Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., menghadiri upacara pelepasan resmi penyuluh pertanian Kabupaten Fakfak yang akan menjalankan tugas di bawah naungan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Upacara pelepasan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., dan berlangsung di Gedung Winder Tuare, Distrik Fakfak Selatan, Jumat (23/1/2026).
Peralihan status kepegawaian penyuluh pertanian ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2025, yang menetapkan penyuluh pertanian berada di bawah pemerintah pusat guna memperkuat satu komando dalam percepatan swasembada pangan nasional.
Bupati Fakfak Samaun Dahlan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi para penyuluh pertanian yang selama ini berperan penting mendampingi petani dan mendorong produktivitas pertanian daerah. Ia menegaskan, meskipun secara administratif kini berada di bawah Kementerian Pertanian, kontribusi penyuluh bagi pembangunan pertanian Fakfak diharapkan tetap berlanjut.
“Status boleh berubah, tetapi semangat untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat Fakfak harus tetap sama,” ujar Bupati.
Sementara itu, Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman menegaskan dukungan penuh TNI AD terhadap kebijakan tersebut. Menurutnya, sinergi antara TNI dan penyuluh pertanian selama ini telah terjalin dengan baik dan menjadi salah satu kunci keberhasilan program ketahanan pangan di daerah.
“TNI AD, khususnya Kodim 1803/Fakfak, siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Kami akan terus hadir mendampingi program pertanian dan swasembada pangan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Fakfak,” kata Letkol Inf Wahlin Rahman.
Acara pelepasan ini turut dihadiri unsur Forkopimda dan pejabat daerah, di antaranya Ketua DPRK Fakfak Amir Rumbouw, Kapolres Fakfak AKBP Dr. Hendriyana, Asisten I Setda Fakfak Arif H. Rumagesan, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta Satgas Swasembada Pangan.
Pemerintah daerah berharap transisi penyuluh pertanian ke Kementerian Pertanian RI dapat menjadi penggerak baru peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Fakfak, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan pemerintah pusat dalam menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan di Papua Barat. (*)













