KUPANG, PUKANEWS.COM – Perhimpunan Mahasiswa Kristen Protestan Universitas Muhammadiyah Kupang (PMKP-UMK) sukses menyelenggarakan Rapat Umum Anggota (RUA) ke-XXI. Agenda tahunan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (20-21 Desember 2025), ini membuahkan nakhoda baru untuk satu masa bakti ke depan.
Bertempat di Gedung C Lantai 3 Universitas Muhammadiyah Kupang, pembukaan RUA dihadiri oleh Penasihat PMKP-UMK, Oryenes Boymau, S.Pd., M.Pd., Gr., jajaran pembina, perwakilan organisasi kepemudaan (OKP) sejawat, dosen, serta seluruh anggota aktif.

Ketua Umum PMKP-UMK periode sebelumnya, Ricky Billi, dalam pidatonya menekankan bahwa RUA bukan sekadar ajang pergantian kursi kekuasaan, melainkan sarana refleksi pelayanan.
“Pemimpin sejati adalah mereka yang siap melayani, bukan untuk dilayani, sebagaimana teladan kepemimpinan Kristen. RUA adalah waktu bagi kita untuk menilai apakah pelayanan kita sudah sejalan dengan nilai Amanat Agung serta mampu menjadi garam dan terang dunia,” tegas Ricky.
Ricky juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) yang terus memberikan ruang luas bagi mahasiswa Kristen untuk berorganisasi di lingkungan kampus yang inklusif dan multikultural tersebut.
Puncak agenda RUA ditutup dengan pemilihan Ketua Umum. Melalui proses perhitungan suara yang kompetitif terhadap dua kandidat lainnya, Satri Alunat resmi terpilih sebagai Ketua Umum PMKP-UMK yang ke-XXI. Satri sebelumnya menjabat sebagai Ketua Bidang Kemahasiswaan di organisasi tersebut.
Satri mengusung visi besar untuk menjadikan PMKP-UMK sebagai pilar kekuatan rohani, mencetak generasi pemimpin yang tangguh, serta menjadi agen perubahan positif baik di internal organisasi, kampus, maupun masyarakat luas.
Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua Umum terpilih, Satri Alunat mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi demi eksistensi organisasi.
“Wadah PMKP-UMK berlandaskan nilai-nilai spirit sang pemilik pelayanan. Dengan dukungan semua pihak, saya memastikan seluruh program kerja akan terealisasi dengan baik. Saya mengajak seluruh anggota untuk selalu berkontribusi positif di lingkungan kampus multikultural UMK,” ungkap Satri.
Penasihat PMKP-UMK, Oryenes Boymau, menutup rangkaian acara dengan mengingatkan pengurus baru agar setiap langkah organisasi senantiasa membawa dampak positif bagi pribadi dan institusi. “UMK adalah rumah kita bersama yang harus dijaga dan dibangun dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.
Reporter : Jitron













