Berita  

Harumkan Nama Sekolah, Tiga Atlet Karate INKANAS Fakfak Dikembalikan ke pihak sekolahnya di SMP YPPK St. Donbosco

Suasana ketika Marselinus selaku Plt. Kepala Sekolah SMP YPPK Santo Donbosco Fakfak, mengalungkan medali hasil perolehan juara ketiga siswanya di Kejuaraan Karate Piala Bupati Cup III Se-Tanah Papua di Mimika, Papua Tengah. (FOTO: IMRAN ALWI. FUAD)

Reporter: Imran Alwi. Fuad

FAKFAK, PAPUA BARAT, PUKANEWS  — Tiga atlet karate muda asal Institut Karate-Do Nasional (INKANAS) Fakfak yang berhasil menorehkan prestasi gemilang di ajang Open Tournament Karate Bupati Cup II Se-Tanah Papua di Timika, secara resmi dikembalikan ke pihak sekolah, SMP YPPK St. Don Bosco Fakfak.

Plt. Kepala Sekolah SMP YPPK St. Don Bosco Fakfak, Marselinus, mengaku bangga atas pencapaian tiga siswanya tersebut yang telah mengharumkan nama sekolah di kancah regional.

“Saya pribadi merasa sangat bangga kepada tiga siswa-siswi ini karena telah membawa nama sekolah sampai ke tingkat provinsi dan berhasil meraih prestasi gemilang pada kejuaraan karate di Timika,” ujar Marselinus kepada media ini, Selasa (14/10/2025).

Ia berharap, keberhasilan ketiganya dapat menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk berprestasi, baik di bidang olahraga maupun akademik.

“Ke depan kami berharap semakin banyak siswa yang mengikuti jejak mereka. Kami akan berupaya memasukkan karate sebagai bagian dari kegiatan ekstrakurikuler resmi sekolah,” tambahnya.

Marselinus menuturkan, pihak sekolah berencana mengusulkan program ekstrakurikuler bela diri karate dalam rencana anggaran sekolah agar kegiatan pembinaan bisa berjalan lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Sementara itu, pelatih INKANAS Fakfak, Andry Laritembun, CNS.C.Li.CPLA, menjelaskan bahwa penyerahan kembali para atlet kepada sekolah dilakukan sebagai bentuk penghargaan serta upaya memperkuat hubungan antara perguruan karate dan lembaga pendidikan.

“Penyerahan ini penting untuk menjaga sinergi antara INKANAS Fakfak dan pihak sekolah. Kami juga ingin memotivasi para siswa agar melihat karate bukan hanya sekadar olahraga, tapi juga sarana pembentukan karakter dan masa depan,” jelas Andry.

Ia menambahkan, INKANAS Fakfak akan terus menjalin komunikasi dengan sekolah-sekolah di Fakfak agar cabang karate dapat berkembang lebih luas melalui kegiatan ekstrakurikuler.

“Fakfak punya sejarah panjang dalam dunia karate. Kami ingin semangat itu terus hidup di sekolah-sekolah,” tegasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *